Pendapatan Nasional(Konsep,Manfaat, Komponen) 

Posted on
  • Konsep pendapatan nasional

Pendapatan nasional merupakan nilai produksi barang-barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam satu tahun tertentu (Sadono Sukirno: 2012). Pendapatan nasional dapat digunakan sebagai indikator untuk menghitung pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan ekonomi yang baik dapat mendorong pemerintah melakukan pemerataan pembangunan. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pendapatan nasopmal antara laon keseluruhan permintaan dan penawaran, tingkat konsumsi dan jumlah tabungan masyarakat, serta tingkat investasi di masyarakat.

  • Manfaat menghitung pendapatan nasional.

  1. Mengetahui/menelaah susunan atau struktur perekonomian.
  2. Membandingkan kemajuan perekonomian dari waktu ke waktu.
  3. Membandingkan perekonomian antar daerah atau antar negara.
  4. Menjadi pedoman dalam merumuskan kebijakan pemerintah.
  • Komponen-Komponen Pendapatan Nasional

Produk Domestik Bruto/Gross Domestic Product(PDB/GDP)

Produk Domestik Bruto(PDB) merupakan nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh faktor-faktor produksi suatu negara. Baik yang milik warga negara maupun warga negara asing yang tinggal di wilayah tersebut pada satu periode tertentu(setiap tahun).

Perhitungan PDB dapat dilakukan dengan dua macam cara yaitu PDB atas dasar harga berlaku dan PDB atas dasar harga konstan. PDB atas dasar harga berlaku merupakan PDB yang dihitung berdasarkan harga-harga yanh berlaku pada tahun tersebut. PDB atas dasar harga konstan merupakan PDB yang dihitung berdasarkan harga berlaku pada tahun dasar.

Produk Nasional Bruto/Gross National Product(PNB/GNP)

Produk Nasional Bruto(PNB) merupakan nilai barang dan jasa yang dihasilkan faktor-faktor produksi milik warga negara sendiri yang tinggal di dalam negeri mqaaupun warga negara yang tinggal di luar negeri.

Secara matematis, besar PDB dan PNB suatu negara dapat diketahui dengan menghitung pendapatan neto konstan faktor dari luar negeri atau net factor income form abroad yang diperoleh dari hasil pengurangan pendapatan faktor luar negeri dan pendapatan faktor-faktor dari dalam negeri.

GNP = GDP + (PFLN-PFDN)

Ket:

GNP = Gross National Product

GDP = Gross Domestic Product

PFLN = Faktor Produksi Luar Negeri

PFDN = Faktor Produksi Dalam Negeri

Ada tingat perbandingan yang bisa dilakukan antara GDP dan GNP untuk mengetahui kondisi perekonomian suatu negara, yaitu jika GDP lebih besar dari GNP maka menunjukkan bahwa perekonomian suatu negara belum maju, demikian pula sebaliknya. hal ini disebabkan karena penanaman modal asing di dalam negeri lebih besar dari penanaman modal di luar negeri. perusahaan yang ada di negara tersebut belum mampu mengembangkan usahanya hingga ke luar negeri.

Produk Nasional Neto/Net National Produtct(PNN/NNP)

Nilai barang pada suatu usaha akan mengalami penyusutan(depresiasi). penyusutan terjadi karena untuk mengganti barang modal yang sudah usang dan menambah stok. nilai barang akan semakin menyusut dari periode ke periode berikutnya. untuk memperoleh net national product(NNP), nilai depresiasi dikurangi dari produk nasional bruto (PNB) selama satu tahun yang dinyatakan dalam satuan uang.

NNP = GNP – Penyusutan

Pendapatan Nasional Neto/Net National Income (PN/NNI)

Pendapatan Nasional Neto(NNI) adalah produk nasional neto dikurangi pajak tak langsung dan ditambah dengan subsidi. pajak tidak langsung harus dikurangi karena tidak mencerminkan balas jasa atas faktor produksi. subsidi ditambahkan karena itu merupakan balas jasa atas faktor produksi, tapi tidak masuk penghitungan NNP, contoh pajak tidak langsung adalah pajak restoran, materai, dan pajak penambahan nilai (PPN), serta cukai.

NNI = NNP – Pajak tak langsung + subsidi

Pendapatan Perorangan/Personal Income(PI)

Personal Income(PI) merupakan bagian dari pendapatan nasional yang merupakan hak dari individu-individu dalam perekonomian sebagai balas jasa keikutsertaan dalam proses produksi. tidak semua pendapatan akan dibagikan karena terdapat komponen laba ditahan, iuran asuransi, iuran jaminan sosial, dan pajak perseorangan yang tidak dihitung dalam pendapatan.

PI = NNI – (Laba ditahan + iuran asuransi + iuran jaminan sosial + pajak perseoran) + transfer payment

Disposable/Disposable Income(DI)

Disposable Income(DI) merupakan pendapatan yang siap dibelanjakan atau ditabung. besar pendapatan disposable adalah pendapatan perseorangan dikurangi pajak langsung (misalnya pajak bumi dan bangunan, pajak kendaraan bermotor, dan pajak penghasilan)

DI = PI – Pajak Langsung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *